Membawa Anak ke Salon: Hal yang Perlu Diperhatikan dan Tips Potong Rambut Anak

Membawa anak ke salon akan terasa lebih mudah bila salonnya memang menerima anak, waktunya tepat, dan si kecil tahu apa yang akan terjadi. Hubungi salon sebelum datang, pilih jam ketika anak tidak lapar atau mengantuk, dan tetap dampingi anak selama berada di salon. Untuk potong rambut pertama, buat kunjungannya singkat dan santai.
Salon bisa menjadi tempat yang menyenangkan untuk anak, tetapi juga penuh hal baru: suara pengering rambut, kursi tinggi, cermin besar, dan orang yang belum dikenal. Sedikit persiapan membantu anak merasa aman, dan membantu penata rambut bekerja dengan tenang.
1. Pastikan salon menerima anak
Tidak semua salon menerima tamu anak, dan tidak semua penata rambut terbiasa memotong rambut balita atau bayi. Sebelum datang, tanyakan:
- apakah salon melayani potong rambut anak atau bayi;
- apakah anak boleh ikut menunggu saat orang tua dirawat;
- jam berapa salon biasanya tidak terlalu ramai.
Sebutkan usia anak saat membuat janji, sehingga salon dapat menyiapkan waktu dan penata rambut yang sesuai.
2. Pilih waktu yang tepat
Anak yang lapar, lelah, atau mengantuk lebih mudah rewel. Pilih jam setelah anak makan atau tidur siang, dan hindari jadwal yang terburu-buru. Untuk kunjungan pertama, satu layanan singkat biasanya lebih baik daripada rangkaian perawatan yang panjang.
3. Jelaskan apa yang akan terjadi
Ceritakan dengan kalimat sederhana: rambut akan dibasahi, disisir, lalu dipotong sedikit. Anak yang lebih besar bisa diajak melihat foto potongan rambut yang ia suka. Membawa mainan kecil, buku, atau camilan ringan juga dapat membantu, selama salon mengizinkannya.
4. Perhatikan keamanan
Salon memiliki gunting, pengering rambut panas, dan produk kimia seperti cat rambut atau bleaching. Karena itu:
- dampingi anak sepanjang waktu, termasuk saat Anda sendiri sedang dirawat;
- jangan biarkan anak bermain di dekat troli alat atau area pewarnaan;
- tanyakan produk apa yang dipakai bila anak akan dikeramas atau diberi perawatan, terutama jika kulit kepalanya sensitif atau memiliki alergi.
5. Bila anak takut
Rasa takut saat potong rambut pertama wajar. Pangku anak bila penata rambut mengizinkan, beri jeda bila anak menangis, dan jangan memaksakan hasil yang sempurna. Potongan sederhana yang selesai dengan tenang lebih baik daripada potongan rumit yang membuat anak enggan kembali.
| Sebelum berangkat | Di salon |
|---|---|
| Konfirmasi salon menerima anak dan sebutkan usianya | Dampingi anak sepanjang waktu |
| Pilih jam setelah anak makan atau tidur | Jauhkan anak dari alat panas dan produk kimia |
| Jelaskan apa yang akan terjadi | Beri jeda bila anak takut |
| Siapkan mainan atau buku kecil | Buat kunjungan pertama tetap singkat |
Potong rambut anak di Alora Mom&Me, Gading Serpong
Alora Mom&Me adalah studio rambut dan kulit kepala Alora untuk ibu dan anak di Ruko Verona Junction, Medang, Pagedangan, di kawasan Gading Serpong. Studio ini melayani potong rambut anak dan bayi, juga potong rambut, perawatan, dan pewarnaan untuk ibu. Sebutkan usia anak saat membuat janji via WhatsApp agar tim dapat menyiapkan waktunya.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Usia berapa anak bisa potong rambut di salon?
Tidak ada usia yang sama untuk semua anak. Yang lebih penting adalah apakah salon terbiasa melayani anak seusianya dan apakah anak cukup nyaman duduk sebentar. Tanyakan langsung kepada salon saat membuat janji.
Apakah orang tua boleh mendampingi di kursi?
Banyak salon mengizinkan orang tua memangku atau berdiri di dekat anak, terutama untuk balita. Tanyakan saat booking agar penata rambut dapat menyiapkan posisi yang aman.
Bagaimana jika anak menangis di tengah potong rambut?
Beri jeda, tenangkan anak, lalu lanjutkan bila ia sudah siap. Bila perlu, selesaikan potongan yang paling penting saja dan jadwalkan ulang sisanya.
